Kamis, 29 Oktober 2015

Konsep Enkapsulasi pada Java

Enkapsulasi atau pembungkus dimaksudkan untuk menjaga suatu proses program agar tidak dapat diakses sembarangan atau diintervansi oleh pengguna program lain. Konsep enkapsulasi ini sangat penting dilakukan guna untuk menjaga kebutuhan program agar dapat diakses sewaktu-waktu dan sekaligus untuk menjaga program tersebut. 
Dalam konsepnya, suatu kelas dapat mengakses kelas lain namun tidak dapat merubahnya. Suatu kelas dapat mengakses atau menggunakan method dari kelas lain yang sudah tersedia namun tidak dapat membuat method baru. 
       Dalam Pemrograman Berbasis Objek, encapsulasi diwujudkan dalam bentuk class . Dalam sebuah class tersebut terdapat sebuah property dan method yang mempunyai hak akses tertentu dalam lingkupnya. Hak akses tersebut dapat dibuat access modifier, yang mana akses tersebut terdiri dari private, protected, dan public.
  • PrivatePrivate memberikan akses hanya kepada anggota classnya tersebut untuk menggunakan dan/atau mengubah nilai dari method atau property tersebut.
  • ProtectedMemberikan hak akses kepada anggota classnya dan anggota class hasil inheritence (penurunan sifat) dari class tersebut.
  • Public 
    Memberikan akses kepada property dan method agar dapat digunakan diluar class tersebut. 
Contoh sederhana dari enkapsulasi.
Kelas pertama hewan :


Kelas kedua hewa2 : 
 
 

 Hasilnya sepeti berikut :



1 komentar: