Tampilkan postingan dengan label ALGORITMA DAN PEMROGRAMAN. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ALGORITMA DAN PEMROGRAMAN. Tampilkan semua postingan

Minggu, 28 Desember 2014

MENGHITUNG PANGKAT DARI RUMUS MATEMATIKA (TUGAS TERSTRUKTUR 7)


Sama seperti TUGAS TERSTRUKTUR 6 , hanya saja soal kali ini juga menggunakan pembagian. 

Y = ∑ (X/Xn) dengan X = 2 , 2, 4, 2 dan n = 2, 1, 2, 2. 
Tuliskan scrip berikut : 


    float x[4]={2,2,4,2} , n[4]={2,1,2,2}, z[4];

Deklarasikan variabel yang akan digunakan. Menggunakan float karena untuk bilangan pecahan.

    int i;

Deklarasi i tidak digabung dengan diatas, karena berbeda jenis bilangannya.

   for(i=0; i<4; i++)

Gunakan juga looping untuk perulangan.

   {
       z[i]=x[i] / (pow(x[i], n[i]));
       printf("%0.1f   %0.1f    \n", x[i], z[i]);
   }

Untuk menampilkan hasil kita tuliskan rumus 
z[i]=x[i] / (pow(x[i], n[i])) ==> z ke -i = x kei i dibagi x ke-i pangkat n ke-i .

Lalu RUN untuk melihat hasilnya. Bila benar, kotak dialog kecil akan menampilkan hasil seperti berikut ini. 

MENGHITUNG PANGKAT DARI BILANGAN YANG SUDAH DITENTUKAN (TUGAS TERSTRUKTUR 6)

Jika kita diminta untuk membuat perhitungan pangkat, maka kita bisa menyelesaikannya dengan fungsi pow pada bahasa C. Dapat dengan LOOPING, ARRAY, dan pow, atau mungkin ada cara lain menggunakan fungsi lain, namaun saya menggunakan tiga tersebut untuk menyelesaikan persoalan ini.
Ini rumus yang akan menhasilkan nilai baru Y=∑Xn.
dengan nilai n sudah ditentukan,  n = 2, 2, 3, 2; dan nilai X = 2 .


    int x=2, n[4]={2,2,3,2},z[4],i;

Seperti biasa, kita deklarasikan dahulu untuk memulai menggunakan variabel yang akan digunakan untuk membuat hasil tersebut.

    printf("X   n     X^n \n\n");

Layaknya membuat kolom, kita buat judul dulu untuk tiap kolom. Misal tersiri dari tiga kolom. Kolom satu merupakan nilai X, kolom kedua adalah nilai n dan kolom ke tiga adalah hasil perhitungan yaitu X^n (X pangkat n). 

    for(i=0;i<4;i++)
    {
        z[i]=pow(x, n[i]);
        printf("%d   %d    %2d  \n", x ,n[i], z[i]);

    }

Gunakan looping agar program dapat terulang sebanyak yang diinginkan. Kita buat sebanyak 4 saja. 
i=0 : i dimulai dari angka 0
i<4 : i hanya sampai 3 (kurang dari 4) 
i++: i akan secara otomatis melooping dari 0 sampai 3. 

Untuk rumus agar memperoleh hasil, kita gunakan variabel z[i] = pow(x, n[i]) .
Pow adalah untuk menghitung pangkat
x, n[i] : nilai x sudah ditentukan diatas, yaitu 2 dan n[i] adalah nilai n ke-i .
pow(x, n[i]) : rumus untuk menghitung. Layaknya ditulis atau dibaca akan menjadi X pangkat n ke-i. 

Jika sudah selesai, jangan lupa untuk merefresh hasil pekerjaan kita untuk sebelum di run, atau langsung saja RUN and REBUILD untuk langsung menampilkan kotak jendela hasil pekerjaan kita. 
Seperti berikut jika program sudah selesai : 


MENGHITUNG SOAL MATEMATIKA FAKTORIAL DENGAN BAHASA C (TUGAS TERSTRUKTUR 5)

Persoalan berikut adalah tentang LOOPING yang dikombinasikan dengan ARRAY.
Langsung saja pada persoalan yang akan kita selesaikan, yaitu formula berikut Y =∑!Xi; dengan Xi = 3, 4, 2, 2.
Tuliskan scrip berikut :



    int a[4]={3,4,2,2};
    int b[4]={1,2,3,4};
    int fak=1,fak1=1,fak2=1,fak3=1,i,j;

Kita deklarasikan dahulu untuk variabelnya, jangan lupa penulisan array. 

    for(i=0;i<a[0];i++)
    {
        fak=fak*b[i];
    }
    for(i=0;i<a[1];i++)
    {
        fak1=fak1*b[i];
    }
    for(i=0;i<a[2];i++)
    {
        fak2=fak2*b[i];
    }
    for(i=0;i<a[3];i++)
    {
        fak3=fak3*b[i];
    }

Diatas adalah rumus dari persoalannya. 

        printf("%d      %d\n",a[0], fak);
        printf("%d      %d\n",a[1], fak1);
        printf("%d      %d\n",a[2], fak2);
        printf("%d      %d\n",a[3], fak3);
        printf("%d      ", fak+fak1+fak2+fak3);

Berikan printf setelah menulis rumus. Printf berfungsi untuk menampilkan hasil dari perhitungan rumus tersebut. 
RUN untuk melihat haslilnya. Jika program yang kita buat benar, hasil RUN akan seperti gambar berikut : 


PROGRAM MENGHITUNG SEBUAH FORMULA MATEMATIKA (TUGAS TERSTRUKTUR 4)

Pada kali ini kita akan menyelesaikan soal matematika dengan menghitungnya melalui program yang akan kita buat. Yak, langsung saja.
Kita akan membuat program untuk menghitung nilai menurut formula berikut (∑2X!+!Y), yang diberikan dari dua buah deret angka dengan  X= 2,4,6,3,2 dan Y= 4,2,3,5,2 .
Kita masukkan seperti berikut ;


     int x[5]={2,4,6,3,2}, y[5]={4,2,3,5,2}, z[5],i;

Kita deklarasikan dahulu untuk memulai membuat program. 

    for(i=0;i<5;i++)

Kita gunakan looping. 
i=0 : nilai i dimulai dari 0
i<5 : nilai i berakhir jika i kurang dari 5. 

    {
        z[i]=2*x[i]+y[i];
        printf("%d %d %d \n", x[i], y[i], z[i]);
    }

Selanjutnya kita berikan formula rumus untuk menghitung nilai dari i , dan kita tampilkan dengan printf.  
Selanjutnya kita RUN untuk menampilkan hasil dari program kita. Dan berikut adalah tampilannya :

MENAMPILKAN TAHUN KABISAT DENGAN NILAI TAHUN DIINPUTKAN (TUGAS TERSTRUKTUR 3)

Kita diminta untuk menampilkan tahun kabisat dengan nilai tahun diinputkan oleh user secara bebas.
Kita akan menuliskan program seperti berikut :


  
  int tahun;

Deklarasikan dahulu variabelnya.Misal tahun. 

    printf("Masukkan Tahun : ");
    scanf("%d", &tahun);

ketikkan printf untuk menampilkan kata seperti diatas.

    if(tahun %4==0)

Jika tahun (yang dimasukkan) habis dibagi 4 hasilnya 0. 

        printf("\nKeterangan :  Tahun tersebut merupakan tahun kabisat\n");
    else printf("\nKeterangan :  Tahun tersebut bukan kabisat\n");

Maka kita tampilkan bahwa tahun tersebut merupakan tahun kabisat, dan jika tidak menghasilkan 0, maka keterangn akan menampilkan bahwa tahun tersebut bukan tahun kabisat. 

Langsung kita RUN. 

Ini tampilan yang keterangannya tahun kabisat.


Dan ini yang berketerangan bukan tahun kabisat. 





MENAMPILKAN DAN MENCETAK BILANGAN GANJIL KELIPATAN TIGA (TUGAS TERSTRUKTUR 2)


Kesempatan ini, akan digunakan untuk berbagi tentang bagaimana cara kita dapat mencetak bilangan ganjil kelipatan tiga dengan batasan angka. Pada kali ini kita menentukan angka ganjil kelipatan tiga rentang angka 10 samapi dengan 50, saja. 

Kita bisa saja menggunakan LOOPING untuk permasalahan berikut ini. 



Tuliaskan program berikut -yang bercetak tebal- dengan maksud, 

    int i;

Kita deklarasikan terlebih dahulu variabel i.

    for(i=10;i<50;i++)

Masukkan looping dengan rentang angka terkecil mulai dari 10 dan hanya sampai 50. 
i=10 : variabel dimulai dari 10
i<50 : kurang dari 50, berarti i hanya sampai kurang dari 50, dan 50 tidak ikut terhitung sebagai angka ganjil kelipatan tiga. 

    if(i%3==0 && i%2!=0)
    {
        printf("%d \n", i);
    }

kita gunakan if dalam looping kita. 
 if(i%3==0 && i%2!=0) : jika i dapat habis dibagi atau habis dikurangi secara terus menerus dengan angka 3 dan tidak menyisakan angka. 
Misal 7 : 3 = 2 sisa 1 dan 7 - 3 = 4 - 3 = 1      (i%3!==0)
          9 : 3 = 3 sisa 0 dan 9 - 3 = 3 - 3 = 0      (i%3==0)

i%2!=0 : i dibagi atau dikurangu terus dengan faktorial dari bilangan 2 hasilnya haruslah 0. 

Selanjutnya kita gunakan printf untuk menampilkan angka-angka yang telah diolah. 

Klik run untuk menampilkan hasilnya. 





Kamis, 25 Desember 2014

MENENTUKAN NILAI TERBESAR DAN TERKECIL DARI NILAI YANG DIINPUTKAN (TUGAS TERSTRUKTUR 1)

Pada kesempatan kali ini, akan berbagi tentang penerapan fungsi IF dalam bahasa C. 
Baiklah. Disini kita mempunyai persoalan dimana kita diminta untuk menentukan dan menampilkan suatu nilai yange terbesar dan terkecil dari tiga buah nilai yang diinputkan

Sekarang kita coba menyelesaikan persoalan tersebut.
Kita diminta menentukan nilai terbesar dan terkecil dari nilai yang diinputkan. Itu berarti kita harus menuliskan tiga variabel yang akan muncul, dan user yang akan menginputkan nilai yang diinginkan. 
Kita tuliskan perintah-perintah seperti pada gambar berikut. 


Misal saja kita buat tiga variabel tersebut adalah a, b, c. Nantinya user yang menentukan nilai dari masing-masing variabel seperti dala persoalan. Kita gunakan fungsi IF dkk. 

Kita inputkan perintah untuk kemungkinan variabel terbesar : 

    if(a>b&&a>c) printf("nilai terbesar adalah =  %d", a);

Maksudnya kita membuat perumpamaan, jika variabel a lebih besar dari b dan variabel a lebih besar dari c (jadi variabel yang terbesar adalah variabel a), dimana a akan menjadi nilai terbesar.

    else if(b>a&&b>c) printf("nilai terbesar adalah =  %d", b);

Serta kita membuat variabel b lebih besar dari a dan variabel b lebih besar dari c (jadi variabel yang terbesar adalah variabel a), dimana b akan menjadi nilai terbesar.

    else printf("nilai terbesar adalah =  %d", c);

Untuk variabel c kita cukup menuliskan else saja karena untuk kemungkinan hasil lain dari kedua kemungkinan di atas.

    printf("\n");

Perintah ini agar tulisan berganti satu baris ke bawah. 

Lalu kita buat program untuk variabel terkecil :

    if(a<b&&a<c) printf("nilai terkecil adalah =  %d", a);

Sama seperti pada variabel terbesar, kita membuat perumpamaan, untuk variabel a kurang besar dari b dan variabel a kurang besar dari c (jadi variabel yang terkecil adalah variabel a), dimana a akan menjadi nilai terkecil.

    else if(b<a&&b<c) printf("nilai terkecil adalah =  %d", b);

Lalu kita membuat perumpamaan, untuk variabel b kurang besar dari a dan variabel b kurang besar dari c (jadi variabel yang terkecil adalah variabel b), dimana b akan menjadi nilai terkecil.

    else printf("nilai terkecil adalah =  %d", c);  

Untuk variabel c, kita cukup menulisnya dengan fungsi else. 

Masing-masing perumpamaan variabel kita berikan printf untuk menampilkan nilai variabel yang mungkin terbesar maupun terkecil, setelah diolah sesuai program yang dituliskan. 
Setalah ditulis, jalankan program dengan menekan run and rebuild. Jika belum bisa di run, berarti program belum bisa di run dan cobalah untuk mengoreksi program kerjaan kita lagi. 

Jika masih bingung, bisa ditanyakan dengan memberikan comment di bawah sini. 

Berikut hasil program kita jika sudah tidak ada yang keliru atau salah : 
Misal kita masukkan variabel a = 23, variabel b = 34 dan variabel c = 45. Maka akan menampilkan nilai terbesar adalah 45 dan nilai terkecil adalah 23. 




Minggu, 16 November 2014

Membuat Matriks menggunakan Program Bahasa C

            Matriks adalah kumpulan bilangan riil yang disusun berdasarkan baris dan kolom sehingga membentuk jajaran (array). Matriks mempunyai m baris dan n kolom, disebut m x n atau matriks berordo m x n. Dan dalam hal ini, kita akan membahas tentang, bagaimana cara membuat matriks dengan menuliskannya di dalam program Bahasa C. Kita akan membuat tampilan matriks seperti gambar, menggunakan aplikasi Code::Blocks. 
Berikut adalah langkah membuat matriks dalam Program Bahasa C :

Pertama, Buka aplikasi Code::Blocks, dan buat lembar kerja baru seperti yang telah dituliskan pada postingan sebelumnya. OPEN
Lalu tuliskan perintah-perintah untuk membuat matriks, yaitu : 

puts("Program Menghitung Matriks \n");
   int x,y,A[10][10];
   for(x=0;x<5;x++)
   {
       for(y=0;y<4;y++)
       {
           if(y>1)
           {
                printf("1");
                }
                else{
                    printf("0");
                }
       }
       printf("\n");
   }
}
Setelah dituliskan, Build and Run pada menu yang sudah tersedia dalam aplikasi. Lalu lihat hasilnya, dan akan muncul seperti berikut. 



Penjelasan :
 
Kita menggunakan variabel x,y, dan A. Pertama kita deklarasikan dahulu dengan mengetikkan variabel yang akan digunakan
 int x,y,A[5][5];
x adalah variabel untuk mewakili baris, dan y adalah variabel untuk mewakili kolom. Jangan lupa untuk diberi ; (titik koma) pada akhir baris.
for(x=0;x<5;x++)
kita gunakan statement for, kemudian maksud dari x=0, variabel x dimulai dari nilai 0, dan x<5,  adalah x untuk batas akhir adalah kurang dari 5. Itu berarti, variabel x mewakili nilai 0-4. Berarti matriks tersebut nantinya tiap baris akan terdiri dari 5 baris. Terhitung dari 0,1,2,3,4.
Begitu juga dengan for(y=0;y<4;y++), yang mewakili kolom matriks tersebut. y=0 dapat dipahami bahwa y dimulai dari 0 dan batas akhir yaitu 3, maka terdiri dari 4 kolom. 

Selanjutnya kita lihat gambar berikut :
Telah diumpamakan jika baris = variabel x dan kolom = vaiabel y. Kita beri nomor urut yang berbeda pada tiap kolom.
Ditabel, yang akan menampilkan nilai 0 adalah kolom Y0 dan Y1, sedangkan yang (lain), kolom Y2 dan Y3 adalah nilai 1.
Lalu kita masukkan perintah,
 

if(y>1)
           {
                printf("1");
                }
                else{
                    printf("0");
                }
       }
       printf("\n");

}
}

Perintah program dapat berbeda (beragam), tergantung pada programmernya



Minggu, 28 September 2014

Tentang If-Else dalam Pemrograman


Program Menghitung Luas Bangun Ruang Dengan Menggunakan IF
Disini saya akan menerangkan bagaimana cara membuat program yang berfungsi untuk menghitung Luas 2 Bangun ruang sekaligus yakni :
  • Lingkaran
  • Persegi
  • Segitiga
Berikut Pengertian Tentang If dan Else :
If
Seperti namanya, if berarti jika, yang berarti “jika kondisi ini terbukti maka… (akan dilakukan sesuatu dalam kondisi seperti ini)”.If biasanya “berpasangan” dengan else. Jadi, dapat dikatakan bahwa secara keseluruhan apa yang dimengerti oleh komputer adalah: “jika kondisi x, maka komputer akan melakukan tindakan X, selain itu maka komputer akan melakukan tindakan X”.
Else
Else adalah kondisi selain / diluar kondisi pertama (if).
else if
else if sebenarnya adalah kondisi kedua yang diperkirakan akan terjadi sedangkan else sebenarnya adalahkondsi terakhir yang diperkirakan akan terjadi. Jika anda perhatikan sebenarnya else adalah untuk semua kondisi selain kondisi pertama. Artinya, jika anda memasukkan huruf selain “L” juga akan diangap gender anda adalah perempuan. Karena yang terbaca oleh komputer adalah “jika variabel gender “isinya” huruf L, maka dia adalah laki – laki, selain itu dia adalah perempuan”. Jadi, jika anda memasukkan huruf X atau Z sekalipun, anda akan tetap dianggap sebagi perempuan. Penempatan else if adalah selalu di bawah if (mengingat bahwa bagaimana bisa ada else if yaitu kondisi selain if jika if-nya sendiri belum ada). Berikut ini adalah contoh program dengan menggunakan If, disini saya membuat program menghitung luas bangun ruang yang telah saya sebutkan di atas tadi.
 
#include <stdio.h>
#include <stdlib.h>

int main()

{
//menu program
int menu, panjang , lebar , luas persegi panjang , sisi, alas, tinggi, luas segitiga;

do
{

puts("program menghitung besaran bangun datar");
puts("pilihlah menu dibawah ini");
puts("menghitung besaran persegi panjang");
puts("menghitung besaran segitiga");
puts("keluar program");

    printf("masukkan angka untuk memilih menu");
    scanf("%d" ,&menu);

    switch(menu)
{
    case 1 :
    puts("memilih menu");
    puts("program menghitung besaran persegi panjang");
    printf("masukkan panjang :   ");
    scanf("%d", &panjang);
    printf("masukkan lebar :   ");
    scanf("%d", &lebar);

    luas = panjang*lebar;
    printf("luasnya adalah :%d",luas);
    getch();
    break;
 
    case 2 :
    puts("memilih menu");
    puts("program menghitung segitiga");
    printf("masukkan alas :   ");
    scanf("%d", &alas);
    printf("masukkan tinggi :   ");
    scanf("%d", &tinggi);

    luass = (0.5 *(alas*tinggi));
    printf("luasnya adalah :%d",luass);
    getch();
    break;
    default:
        puts("keluar program");
        break;
        printf("\n");
}

    }
    while(menu<=4);
    }

while dan do digunakan jika programmer ingin hasil dari rogramnya dapat berulang setelah programmer atau pengguna program memsukkan angka yang diinginkan.